Ia berharap seminar ini dapat menghasilkan rekomendasi dan strategi inovatif untuk mendukung pencapaian target “Sulteng Nol Stunting dan Nol Kematian Ibu-Bayi”. “Kita butuh pola kolaborasi nyata untuk bekerjasama dengan pemerintah provinsi,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Forum, dr. Ketut Suarayasa, menyampaikan bahwa saat ini sudah ada 20 organisasi profesi yang bergabung dalam forum tersebut, dan ke depan diperkirakan jumlahnya akan bertambah.
“Mungkin akan ada lagi organisasi profesi yang masuk,” katanya optimistis.
Program kerja terdekat forum adalah aksi intervensi penurunan stunting secara terfokus di Kecamatan Banawa, Kabupaten Donggala. Selain itu, forum juga akan menggelar Fun Run 5K dengan target 5.000 peserta pada 25 Mei mendatang.
Kegiatan pengukuhan dan seminar ini turut dihadiri perangkat daerah terkait, pengurus organisasi profesi kesehatan, serta mahasiswa lintas ilmu kesehatan dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta di Sulawesi Tengah.






