Ia menambahkan, calon pemimpin tidak mengedepankan sektarianisme, demi masa depan lebih baik.
Lebih lanjut, agar bisa menyukseskan pesta (demokrasi) yang gembira, cerdas dan bermartabat, ia ingin calon pemimpin daerah ini dapat mengedukasi masyarakat.
Tak sempat hadir, mewakili ketua KPU, Rustang, ketua KPUD Sulawesi Barat, saat membuka acara, memuji keberhasilan partisipasi pemilih daerah ini.
Tingkat partisipasi pemilih di provinsi Sulawesi Barat dan khususnya kabupaten Pasangkayu berkisar 80 persen lebih, melampau partisipasi pemilih secara nasional pada pemilu serentak April lalu.
“Agar kesuksesan itu terulang, maka para calon bersaing secara sehat. Bukan hanya siap menang, tapi juga bersikap kesatria jika kalah,” sambut mantan ketua Bawaslu Mamuju Tengah itu.
Menghindari politik transaksional atau money politic (politik uang) agar terwujud demokrasi yang sehat.
Ia juga berharap tidak terjadi konflik baik sebelum atau sesudah perhelatan.
Karenanya, iapun menitip harapan kepada penyelenggara dan semua pihak agar sukses sebagaimana pemilu serentak 2019, maka penyelenggara harus berintegritas, amanah, komunikatif, dan terbuka.
Arham Bustaman






