Ia juga menghimbau agar masyarakat tidak mudah percaya terkait isu-isu yang beredar pasca pemungutan suara karna dapat memicu konflik di tengah masyarakat.
“Hal yang sering terjadi ketika selesai pemungutan suara adalah beredarnya opini yang menjatuhkan salah satu peserta Pemilu dan jangan sampai mudah terpengaruh oleh isu-isu tersebut apalagi terlibat di dalamnya,” ujarnya.
Selain itu, Longki memgapresiasi kinerja penyelenggara pemilu, polri dan pemantau Pemilu idependent seperti LS-ADI yang merupakan satu satunya organisasi kemahasiswaan dan kepemudaan yang dipercayakan dan terdaftar di penyelenggara pemilu sebagai lembaga pemantau Pemilu di Sulawesi Tengah.
“Apresiasi juga untuk seluruh element baik KPU, BAWASLU dan POLRI serta LS-ADI sebagai satu-satunya lembaga pemantau Pemilu di sulawesi tengah yang tentunya memiliki peran tersendiri pada pelaksanaan pemilu sehingga dapat berjalan aman,” ucapnya saat di temui disalah satu warkop di Kota Palu, Rabu kemarin.***






