Habib Sadig mengatakan dalam perubahan struktur yayasan yang dilakukan ketua utama belum lama ini tidak melibatkan anak dan cucu Guru Tua.
“Baru-baru ini, Ketua Utama melakukan perubahan struktur tanpa mengadakan dialog dengan pihak keluarga. Jangan lupa, anak Guru Tua masih ada, yaitu Syarifah Sidah al-Jufri. Beliau tidak pernah diajak bicara. Begitu juga dengan cucu-cucu lainnya. Sedangkan Ketua Utama hanyalah cicit Guru Tua. Ada etika dan tradisi yang diterobos di sini,” katanya.
Oleh sebab itu, Habib Sadig meminta agar momen Haul Guru Tua tahun ini dijadikan ajang muhasabah oleh Ketua Utama dan keluarga.
“Sudah saatnya untuk memberikan ruang bagi keluarga dalam organisasi demi terciptanya keseimbangan,” pungkasnya.***






