Pembagunan Tambatan Perahu di Pesisir Pantai Palu yang dikerja PT Adhi Karya Disoal Anggota DPRD Sulteng

oleh -
oleh
Pembangunan tambatan perahu di Kelurahan Lere, Kecamatan Palu Barat Kota Palu. Foto: PosRakyat.com

Selain itu, Muhaimin juga menjelaskan, pembanguan tambatan perahu nelayan di empat kelurahan tersebut merupakan bagian dari mega proyek tanggul sepanjang 7,5 kilo meter di pantai Silabeta dengan total anggaran mencapai Rp314 Miliar.

Sementara itu, Muhaimin juga sangat menyayangkan, karena salah satu tambatan perahu yang akan dibangun di Kelurahan Besusu, tiba – tiba hilang dari perencanaan awalnya.

“Belum dibangun masalah sudah muncul, karena tambatan perahu yang awalnya ada di Besusu, tiba – tiba hilang dan dipindahkan ke daerah Talise. Padahal dua pertemuan sebelumnya ada Besusu, tapi ketika mau dibangun Besusu hilang,” ujarnya heran.

“Alasannya dari Balai (Balai Wilayah Sungai Sulawesi III), di Besusu rawan karena banyak tubir. Namun saat kami RDP (Rapat Dengat Pendapat), tidak ada hasil survey bahwa di Besusu tidak bisa dibangun tambatan perahu, sehingga kami di DPRD Sulteng Ngotot agar tambatan perahu itu dibangun juga di Besusu agar ada keadilan,” tandasnya.***

Sumber: Sultengnews