Wagub menekankan, mengingat bentuk – bentuk ancaman, gangguan, hambatan dan tantangan semakin kompleks, dinamis dan canggih, maka dibutuhkan gerakan secara bersama diseluruh komponen bangsa dan seluruh warga negara, karena itu merupakan sikap dan perilaku yang ampuh.
“Tidak ada satu kekuatan pun yang dapat meruntuhkan NKRI jika seluruh anak bangsa melakukan pengamalan nilai – nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujar orang nomor dua di Provinsi Sulteng ini.
Bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda Tanggal 28 Oktober 2021, BPIP-RI bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah telah menetapkan purna paskibraka sebagai duta Pancasila sekaligus membumikan Pancasila dibumi Tadulako.
Wagub berharap agar kegiatan itu bisa menjadi role model bagi daerah -daerah lain dalam rangka membangun komitmen untuk menjadikan Pancasila sebagai dasar negara yang berbasis pada semboyan Bhineka Tunggal Ika sekaligus sebagai penyaring bagi bangsa Indonesia dari paham – paham yang bertentangan dengan nilai dasar Pancasila.
“Oleh karena itu, kita patut bersyukur telah dianugrahi pendiri Negara Indonesia yang telah mewariskan pondasi ke-Indonesia yang telah teruji yakni Pancasila, sehingga pada saat ini kita dapat membuktikan bahwa Pancasila mampu tetap menjadi perekat bagi bangsa dan Negara,” harap Wagub.
Diakhir sambutannya, Wagub berharap kepada para duta – duta Pancasila yang telah direkrut dari pemuda/pemudi purna Paskibraka, kiranya dapat meneruskan amanat pendiri bangsa dengan berpegang teguh pada konsensus Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika.***






