PosRakyat.com – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sulawesi Tengah membuka ruang lebih luas bagi generasi milenial dan Gen-Z untuk terlibat dalam dunia politik.
Hal tersebut disampaikan dalam dialog publik bertajuk “Bincang Bareng Milenial & Gen-Z” yang digelar di Kota Palu, Senin malam, 14 September 2026.
Kegiatan yang diikuti ratusan anak muda itu menjadi wadah untuk mendorong keterlibatan generasi muda dalam politik sekaligus mengurangi sikap apatis terhadap berbagai persoalan politik dan sosial di masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, PSI juga menegaskan komitmennya untuk menjadi wadah perjuangan bagi generasi baru dalam menyampaikan aspirasi dan ikut mengambil bagian dalam proses politik.
Dalam kesempatan itu, Ketua DPP PSI Bestari Barus menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Ketua Harian DPP PSI H Ahmad Ali.
Bestari menjelaskan, Ahmad Ali tidak dapat menghadiri kegiatan tersebut karena kondisi kesehatannya menurun dan mengalami kelelahan setelah menjalani sejumlah agenda kunjungan ke beberapa provinsi bersama Presiden ke-7 RI Joko Widodo.
Menurut Bestari, PSI memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada generasi muda untuk mengambil bagian dalam dunia politik.
Ia menilai posisi anak muda sangat strategis karena kelompok milenial dan Gen-Z merupakan bagian besar dari pemilih pada pemilu mendatang.
“Hampir 70 persen pemilih itu adalah anak-anak muda. Karena itu PSI merasa perlu memberikan kesempatan kepada mereka untuk berkiprah di dunia politik,” kata Bestari.
Ia juga menilai masih terdapat anggapan negatif yang membuat sebagian anak muda enggan terlibat dalam politik. Politik, kata dia, kerap dipandang identik dengan keributan atau bahkan dianggap sebagai sesuatu yang tabu.
Padahal, menurut Bestari, politik memiliki tujuan yang berkaitan langsung dengan kehidupan masyarakat.
“Esensi dan tujuan dari politik sebenarnya sangat mulia, karena setiap fasilitas publik dan kebijakan sosial yang dinikmati masyarakat merupakan produk dari keputusan politik,” ujarnya.
Dalam dialog tersebut, sejumlah anak muda turut menyampaikan berbagai persoalan yang menjadi keresahan mereka.
Beberapa di antaranya terkait kondisi infrastruktur jalan yang masih mengalami kerusakan, pengelolaan hasil pertanian dan perkebunan yang dinilai belum maksimal, serta minimnya perhatian terhadap penyandang disabilitas.
Menanggapi aspirasi tersebut, Bestari menyatakan PSI berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat.
“PSI berkomitmen untuk hadir dan mengawal serta mendampingi masyarakat dalam menghadapi berbagai persoalan,” katanya.
Selain dialog, kegiatan tersebut juga diisi dengan penyematan kaos partai secara simbolis kepada perwakilan milenial dan penyandang disabilitas oleh Ketua DPW PSI Sulteng Agus Lamakarate.
Sejumlah fungsionaris dan pengurus PSI turut hadir dalam kegiatan tersebut. Di antaranya Fungsionaris DPP PSI Ustad Ade Chandra dan Dian Sandi, Ketua DPW PSI Sulteng Agus Lamakarate, Sekwil Husin Alwi, Ketua DPD PSI Kota Palu Ismail, serta anggota DPRD Kota Palu Lewi Alik.



