“Berdasarkan informasi dari anggota di lapangan, material berasal dari lahan di sebelah saluran yang terbawa oleh air hujan,” jelasnya.
Hamdan menambahkan, terdapat beberapa titik lain yang mengalami kondisi serupa, namun telah ditangani lebih awal.
“Untuk yang di Jalan Soekarno Hatta ini memang sebelumnya belum terpantau. Untung ada rekan-rekan yang membantu mengingatkan,” ungkapnya.
Sebagai informasi, saluran drainase tersebut merupakan bagian dari proyek Rekonstruksi Jalan Lingkar Dalam Kota Palu I, yang dilaksanakan oleh PT Bumi Karsa dengan anggaran tahun 2022–2024. Saat ini, proyek tersebut masih berada dalam masa pemeliharaan hingga Agustus 2025.






