Serapan APBD Baru 20,46 Persen, Wagub Sulteng Instruksikan Akselerasi Belanja Daerah

oleh -
oleh
Rapat Pra-Rapim Evaluasi dan Pengawasan Realisasi APBD T.A 2025 dipimpin langsung Wagub Sulteng Reny Lamadjido, berlangsung di Ruang Polibu, Kantor Gubernur Sulteng, Rabu (4/6/2025).Foto: Ist

PosRakyat – Wakil Gubernur Sulawesi Tengah dr.Reny A.Lamadjido, Sp.PK., M.Kes memimpin Pra-Rapat Pimpinan (Pra-Rapim) Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) T.A 2025, yang digelar di Ruang Polibu, Kantor Gubernur Sulteng, Rabu (4/6/2025).

Kegiatan ini merupakan tahapan awal menjelang Rapat Pimpinan Tim Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran (TEPRA) secara menyeluruh. Fokus utamanya adalah mengevaluasi progres serapan anggaran, baik secara fisik maupun keuangan, oleh seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.

Dalam laporan Kepala Biro Administrasi Pembangunan Setda Sulteng, Drs. Abdul Raaf Malik, M.Si terungkap bahwa hingga 31 Mei 2025, realisasi keuangan APBD Provinsi baru mencapai Rp1,07 triliun atau 20,46 % dari total anggaran sebesar Rp5,24 triliun. Angka ini masih berada di bawah target triwulan, yakni 27 % , dengan deviasi sebesar -6,54 %.

Baca Juga: Mutu Proyek Sungai Ngia Kota Palu Dipertanyakan, Beton Kropos dan Tidak Merata

Baca Juga: Longsor di Tambang Emas Poboya Palu, Tewaskan Satu Penambang

Adapun rincian serapan anggaran terdiri atas belanja operasi sebesar Rp762,9 miliar (19,28 %), belanja modal Rp80,8 miliar (17,39 %), dan belanja transfer Rp229,4 miliar (27,9 %). Sementara itu, belanja bantuan sosial dan belanja tidak terduga belum terealisasi.

“Semoga dengan kolaborasi dan saling memberikan dukungan, target serapan masing-masing perangkat daerah dapat tercapai,” ujarnya.