“Saya ini kader posyandu, saya dengar kalau pak Anwar dan Ibu Reny jadi gunernur dan wakil gubernur orang cukup pake KTP saja sudah bisa berobat dan tidak perlu bayar. Itu yang saya mau dengar langsung betul atau tidak,” ujar Andi Hasniati di lokasi deklarasi.
Dia berharap, program bisa berobat cukup dengan KTP saja benar – benar bisa dilaksanakan jika pasangan BERANI terpilih di Pillada Sulteng 27 November 2024.
“Semoga itu bukan hanya janji – janji, karena di desa – desa masih banyak warga yang tidak punya BPJS, tapi punya KTP supaya bisa juga mendapatkan pelayanan gratis saat berobat di rumah sakit atau puskesmas,” harapnya.
Warga lainnya Herman (30), warga Desa Polando Jaya juga menyampaikan hal yang sama.
Dia datang ke acara deklarasi pasangan BERANI, karena ingin mendengar langsung program dari Anwar Hafid dan dr. Reny Lamadjido.
“Saya datang bersama bapak saya, karena mau dengar langaung program pak Anwar Hafid dan Ibu Reny,” katanya.
Dia berharap, semua program pasangan BERANI benar – benar bisa dijalanakan, supaya tidak jadi janji – janji palsu.
“Biasanya calon cuma janji – janji, tapi setelah jadi dia sudah lupa masyarakat. Semoga pak Anwar dan ibu Reny tidak lupa janji – janjinya kalau sudah jadi,” harapnya. ***






