Menurutnya, di pertigaan jalan tersebut sering dilintasi kerdaraan tidak hanya roda dua, tapi juga mobil truk. ”Disitu mobil truk sering lewat, dan saluran itu tidak mungkin bisa menahan beban berat kendaraan yang melintas,” ungkapnya.
Sementara, Kepala Bidang Bina Marga, Dinas PU Kota Palu, Haris, saat dikonfirmasi media ini, terkait kerusakan penutup saluran di persimpangan jalan Tagari Lonjo dan jalan Umar Syarif, mengatakan akan segera memerintahkan pihak kontraktor untuk melakukan perbaikan.
“Sudah kami perintahkan untuk diganti,” katanya.
Diketahui, proyek pemeliharaan jalan Tagari Lonjo, Kecamatan Tatanga, Kota Palu ini digarap oleh CV. Aspal Jaya Perkasa, dengan anggaran Rp3,9 miliar. Proyek ini melekat di Dinas Pekerjaan Umum Kota Palu.
(ZF)






