“Jadi hilangkan buruk sangka, sebab itu perbuatan tidak terpuji,”sebutnya.
Olehnya, kata dia, selaku Ketua FKUB Sulteng dan Ketua Majelis Ulama Indonesia ( MUI ) Kota Palu, dirinya tidak pernah berpikir ada Islamisasi dan tidak pernah berkata ada kristenisasi.
Ia juga mengutip salah satu kata-kata yang disampaikan Haji Muhammad Adnan Arsal dalam buku tersebut yakni, jika agama dipelajari dan dipraktekkan dengan sungguh-sungguh, maka pertikaian itu tidak akan terjadi.
Dalam salah satu qoutesnya, menuliskan, teks ajaran islam itu baik dan benar yaitu Alquran dan hadis. Tapi tidak semua orang bisa memahaminya dan mengerti dengan baik benar dan utuh ajaran Alquran.
Kiyai Zainal melihat dan menilai KH. Muhammad Adnan Arsal yang ditahbiskan sebagai panglima damai Poso oleh sang penulis, merupakan sosok yang memiliki wawasan ilmu agama yang luas dan moderat.
“Semakin luas pengetahuan kita tentang ajaran agama, semakin bisa menghargai dan menghormati perbedaan orang lainnya, itu yang ada pada KH. Adnan Arsal,” pungkasnya.***
Sumber: Insulteng






