Lamine Yamal – Theo Hernandez
Lamine Yamal bersinar dengan memimpin daftar assist di EURO 2024 (3 assist). Tidak banyak yang menduga bahwa Yamal bisa melakukan ini di usia 16 tahun.
Lamine Yamal memiliki kaki kiri yang dominan dan bermain di sayap kanan. Ini berarti bintang Barca ini akan berhadapan langsung dengan Theo Hernandez, yang 10 tahun lebih tua darinya tetapi dianggap sebagai salah satu bek kiri terbaik saat ini.
Di EURO 2024, dengan kemampuan menyerangnya, Theo Hernandez sering menjadi pembeda di sisi kiri. Dia juga merupakan bek yang paling sering maju dan tidak ragu untuk melepaskan tembakan jarak jauh jika ada peluang.
Dalam pertandingan melawan Spanyol, kegigihan Lamine Yamal bisa membuat Theo Hernandez lebih berhati-hati dalam menyerang. Namun, sebaliknya, Yamal mungkin juga harus membantu Jesus Navas dalam bertahan untuk menghadapi dua ancaman serangan berbahaya, yaitu Mbappe dan Hernandez.
Nico Williams – Jules Kounde
Jika Lamine Yamal bersinar di sayap kanan, maka Nico Williams tampil cemerlang di sisi kiri. Dalam kemenangan 1-0 atas Italia, Williams mengirim umpan silang yang membuat bek tengah Riccardo Calafiori mencetak gol bunuh diri.
Kemudian, di babak 16 besar, pemain berusia 21 tahun ini tampil gemilang dengan menyumbang 1 gol dan 1 assist, membantu Spanyol mengalahkan Georgia 4-1.
Pada dini hari nanti, Nico Williams akan menghadapi tantangan besar bernama Jules Kounde. Tidak hanya menjadi bek kanan yang tangguh, Kounde juga menciptakan 11 peluang mencetak gol, menempati urutan ke-9 di EURO 2024.
Di tanah Jerman, Jules Kounde berhasil menghentikan pemain seperti Marcel Sabitzer, Cody Gakpo, Jeremy Doku, dan Rafael Leao. Oleh karena itu, bek berusia 25 tahun ini pasti memiliki kepercayaan diri untuk terus “mengunci” satu lagi bintang serangan, yaitu Nico Williams.***






