PosRakyat – Hasil diskusi rapat senat Fakultas Universitas Tadulako (Untad) yang dipimpin ketua Fakultas Teknik Untad, Dr. Ir. Syamsul Arifi, M.Sc menyebutkan, minat masuk di Fakultas Teknik Universitas Tadulako dari tahun ke tahun semakin meningkat. Fakultas Universitas Tadulako yang terdiri 13 (tiga belas) Prodi kemungkinan dalam penerimaan mahasiswa baru tahun 2022 khusus yang masuk tahap Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SMMPTN) akan menarik dana hibah sukarela bagi orang tua calon mahasiswa.
Senat Akademik Fakultas Teknik Untad dalam kegiatan tersebut menghadirkan narasumber Dekan Fakultas Kedokteran Dr. dr. Muh Ardi Munir, M.Kes., Sp.OT, FICS, MH. Dalam paparan Ardi menjelaskan, pengelolaan dana hibah berdasarkan UU No 12 Tahun 2012, Pasal 84 ayat 1 dan 2, Permendikbud No 25 tahun 2020 Pasal 10 ayat 1 yang menyatakan bahwa masyarakat dapat berperan dalam pendanaan dan Pendanaan yang bersumber dari masyarakat dapat berupa: hibah, wakaf dan sumbangan individu.
Lebih lanjut Ardi menjelaskan bahwa di Fakultas Kedokteran penarikan dana hibah masuk seleksi mandiri dengan mempertimbangkan Kebutuhan operasional Tridharma Perguruan Tinggi di Fakultas Kedokteran yang sangat besar, kebutuhan fasilitas sarana prasarana yang sangat banyak dan mahal khususnya laboratorium, skill laboratorium dan kebutuhan rumah sakit jejaring. Tuntutan Pendidikan Kedokteran yang sangat dinamis dan membutuhkan pembiayaan menjadi salah satu pertimbangan juga untuk penarikan dana hibah dari masyarakat.
Dekan Fakultas Teknik Universitas Tadulako Dr. Eng. Ir. Andi Rusdin, ST., MT., MSc dalam arahannya, bahwa Fakultas Teknik Universitas Tadulako meminta untuk Prodi-Prodi yang siap menarik hibah sukarela bagi orang tua calon mahasiswa harus segera membuat Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan Rencana Bisnis Anggaran (RBA) sesuai aturan menteri keuangan dan alokasi anggaran diprioritaskan untuk kebutuhan fasilitas sarana prasarana, alat laboratorium dan kegiatan kemahasiswaan.






