PosRakyat – Kepala Satuan Kerja (Satker) SNVT Pelaksana Jaringan Sumber Air (PJSA), Balai Wilayah Sungai Sulawesi (BWSS) III Palu, Muhamad Ismaun, menegaska bahwa akan membongkar bangunan dinding penahan tanah (revetment) Sungai Ngia yang tidak sesuai spek.
Pantauan tim media ini beberapa waktu lalu, dimana tampak dinding penahan tanah (revetment) di sepanjang Sungai Ngia, Kelurahan Petobo, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, Sulawesi Tengah, sudah mengalami kerusakan di sejumlah titik berupa retakan, patahan, dan permukaan beton yang kropos.
“Konsultan dan direksi lapangan telah mengidentifikasi dan memberi tanda yang harus dibongkar dan dibenahi,” kata Kasatker Muhamad Ismaun saat dihubungi media ini via whatsapp, Selasa (10/6/2025) siang.

Baca Juga: bwss-iii-palu-perintahkan-bongkar-bangunan-bermasalah-di-sungai-kawatuna
Baca Juga: Gerak Cepat BPJN Sulteng, Jembatan Bailey Tuntas dalam 16 Jam: Trans Sulawesi Kembali Lancar
Dengan buruknya kualitas bangunan revetment Sungai Ngia tersebut, Kasatker berharap dilakukan pembongkaran yang sudah ditandai lalu kemudian digantikan dengan beton yang baru. “Kalo saya tidak mau tahu, harus dibongkar,” tegas Kasatker.
Ia mengatakan, terkait rendahnya mutu bangunan dinding penahan tanah Sungai Ngia tersebut, disebabkan kurang telitinya para mandor di lapangan. Bahkan kata dia, mental mandor yang susah untuk diarahkan.






