BKKBN Sulteng Gelar Rakorda Bangga Kencana 2025, Fokus Turunkan Stunting dan Perkuat Kualitas Keluarga

oleh -
oleh
Wakil Gubernur Sulawesi Tengah dr. Reny A. Lamadjido membuka Rakorda Program Bangga Kencana Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh BKKBN Provinsi Sulawesi Tengah di Hotel Best Western Plus Coco Palu, Selasa (8/7/2025). Foto: Biro Administrasi Pimpinan

PosRakyat –  Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sulawesi Tengah menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) Tahun 2025, Selasa (8/7/2025), di Hotel Best Western Plus Coco Palu.

Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam membangun keluarga berkualitas, menekan angka stunting, serta mendorong percepatan visi Indonesia Emas 2045 melalui program “Berani Cerdas” dan “Berani Sehat”.

Rakorda dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK, M.Kes. Dalam sambutannya, Wagub mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan program Bangga Kencana di daerah ini.

Baca Juga: Di Hadapan KPK, Gubernur Anwar Hafid Tegaskan Tak Ada Ruang untuk Korupsi di Sulawesi Tengah

Baca Juga: Belum Bisa Diresmikan, BPJN Sulteng: Jembatan Palu IV Menunggu Hasil Uji Beban dan Audit Keselamatan

“Bangga Kencana bukan sekadar program, melainkan motor penggerak kemajuan daerah. Kita patut bersyukur karena sejumlah indikator pembangunan kependudukan di Sulawesi Tengah menunjukkan tren positif,” ujarnya.

Data terbaru menunjukkan kemajuan pembangunan kependudukan di Sulteng. Total Fertility Rate (TFR) pada 2024 tercatat sebesar 2,26 anak per perempuan mendekati angka pengganti. Sementara itu, penggunaan kontrasepsi modern mencapai 58,9 persen, dengan 34,5 persen di antaranya menggunakan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP).