Donggala, Posrakayat.com – Sampah plastik di kota Donggala semakin hari menjadi sumber masalah bagi sebagian orang karena dianggap mencemari lingkungan. Namun bagi Yayasan Bonebula, plastik bekas justru menjadi barang paling bermanfaat. Oleh Yayasan yang konsen dilingkungan ini limbah plastik bisa disulap menjadi paving block.
“Paving block dari sampah pelastik ini bisa menjadi produk home industri untuk meningkatkan ekonomi masyarakat,” ujar direktur Yayasan Bonebula, Andi Anwar disela proses daur ulang sampah pelastik di kantornya, Senin (27/8/2019)
Menurut Andi Anwar, banyaknya produksi sampah pelastik di kota Donggala menjadi problem yang harus di selesaikan, salah satunya dengan proses daur ulang.
Sebagai lembaga yang konsen terhadap lingkungan, Andi Anwar mengatakan, Bonebula akan menjadikan produk daur ulang sampah plastik ini sebagai pilot project untuk mengajak masyarakat agar mendirikan bank sampah.
“Kami siap menjadi fasilitator untuk mendistribusikan pengetahuan kepada masyarakat agar bisa memanfaatkan sampah pelastik menjadi barang yang bernilai tinggi,” katanya.
Namun saat ini lanjut Andi Anwar Bonebula belum memiliki alat produksi ramah lingkungan seperti mesin pemanas pelastik.
Ia berharap Yayasan Bonebula bisa bekerjasama dengan Pemkab Donggala agar produksi paving block dari sampah pelastik ini menjadi program bersama untuk mengatasi masalah sampah di kota Donggala.
Penulis : Jose Rizal/Suaradonggala.id






