PALU, PosRakyat.com – Gubernur Sulawesi Tengah, Longki Djanggola meminta semua unsur pemerintah daerah di kabupaten dan kota untuk dapat memberikan perlindungan kepada masyarakat dari dampak ekonomi akibat musibah Virus Corona atau Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).
Hal tersebut disampaikan Gubernur Longki pada Rabu (1/4/2020), sebagai tindak lanjut hasil rapat terbatas melalui video conference yang dipimpin langsung Presiden RI Joko Widodo dan Wapres, Ma’aruf Amin bersama Menteri Kabinet Kerja dengan para Gubernur se Indonesia, mengenai langkah-langkah menghadapi pandemi Covid-19. Beberapa hal yang perlu menjadi perhatian bersama untuk dilaksanakan di daerah, pertama kiranya dapat dipastikan tidak terjadi aksi kecurangan harga dan penumpukan kebutuhan pokok masyarakat dan terus dipastikan distribusi, ketersediaan, dan pengendalian harga kebutuhan pokok masyarakat dapat terjamin. Kedua, saat ini Alat Pelindung Diri (APD) masyarakat, seperti masker, hand sanitizer dan sebagainya sangat langka di pasaran.
“Untuk itu dipastikan kelangkaan tersebut tidak terjadi karena adanya tindakan kecurangan yang dilakukan oknum yang tidak bertanggung jawab,” tegas Gubernur Longki.
Kemudian lanjut dia, diminta kepada bupati dan wali kota agar dapat melaksanakan Inpres 4 Tahun 2020 tentang refocussing kegiatan realokasi anggaran, serta pengadaan barang dan jasa dalam rangka percepatan penanganan Covid-19 dengan cara memangkas anggaran perjalanan dinas dan kegiatan-kegiatan yang sifatnya seremonial.






