Dia mengatakan, pihaknya juga terus melakukan berbagai upaya mulai dari sosialisasi, patroli rutin hingga penindakan untuk mengantisipasi balap liar.
“Namun menurutnya hal yang paling penting dalam menangani balap liar adalah peran orangtua dalam mengawasi anak-anaknya,” ungkapnya lagi.
Sementara itu, Kapolres Parigi Moutong AKBP ANDI BATARA PURWACARAKA, menegaskan bahwa perlunya perhatian serta bimbingan dari semua pihak maupun orangtua dan bahkan keluarga yang memiliki anak dibawah umur untuk tidak di izinkan membawa kendaraan sendiri, karena dapat berdampak fatal.
“Perhatian tersebut dapat berupa seperti memberikan nasehat kepada anak-anak atau mengawasi anak-anak diluar jam sekolah supaya tidak leluasa melakukan aksi balap liar yang tentunya merugikan banyak orang,” terangnya.(Humas Res Parimo).






