Sementara, Wakil Ketua KPID Sulteng Ibrahim Lagandeng mengatakan, pembagian takjil tersebut merupakan langkah KPID Sulteng untuk membantu dan meringankan beban pemerintah daerah dalam upaya memutus mata rantai Covid-19.
“Kami dari KPID sangat berterima kasih dan mengapresiasi program kegiatan kerja sama dengn ANNAS Sulteng yang melibatkan KPID di tengah pandemi Covid-19,” ungkapnya.
Menurutnya, harapan KPID kedepannya program kegiatan tersebut terus berjalan sampai masa pandemi dinyatakan telah berakhir.
“Tentunya kegiatan kemanusiaan itu menjadi bahan rujukan dan acuan bagi lembaga negara untuk melakukan hal yg demikian dengan begitu kita bisa membantu dan meringankan beban pemerintah dalam memutus mata rantai Covid-19,” tutup Ibrahim.
(Sumber: Alkhairaat.com / Editor : ZF)






