Anwar juga sudah melakukan koordinasi dengan Balai Wilayah Sungai Sulawesi III Palu untuk menangani tanggul yang jebol.
“Salah satu alternatif cara supaya tidak terjadi banjir lagi adalah dengan membangun jalur tanggul yang jebol sehingga air yang baru dan revitalisasi plengsengan jalur air yang sudah ada sehingga keduanya mampu menampung debit air hujan ketika berlebih, sehingga kordinasi dengan BWSS III Palu secepatnya melakukan perbaikan secepatnya ” terang Anwar Hafid.
Terjadinya banjir bandang di wilayah itu diketahui akibat hujan dengan intensitas sedang hingga lebat hingga menyebabkan Sungai terdampak cukup parah.
Menghadapi situasi di dua desa tersebut, Anwar Hafid dan dr. Reny A. Lamadjido menunjukkan empati dengan melakukan koordinasi dengan semua pihak.
“Kami terus lakukan koordinasi dengan semua elemen baik dari daerah maupun pusat untuk segera melaksanakan penanganan secepatnya,” tutup Anwar Hafid.***






