Diakhir orasi kampanye Anwar Hafid mengajak masyarakat tidak fanatisme terhadap salah satu pasang calon, dan jangan bermusuhan hanya karena perbedaan pilihan politik.
“Pilihan boleh berbeda, tapi jangan baku musuh gegara beda pilihan. Karena Pilgub hanya sekali lima tahun, tapi persaudaraan selamanya,” ujar mantan bupati Morowali 2 periode itu.
Sementara itu mantan ketua DPC Partai Gerindra Sigi Jamaludin L Nusu menegaskan pasangan Anwar – Reny paling tepat dan ideal untuk Sulteng kekinian dan kedepan.
“Mengapa karena keduanya berpengalaman, cerdas, sederhana, gampang ditemui dan tidak sombong. Menariknya lagi Ibu Reny anak asli mendiang Gubernur Abdul Azis Lamadjido,”ujar mantan anggota DPRD 4 periode itu.
Panitia pemungutan Suara H.Luky dihadapan jamaah Jum’at Masjidn Al Mujahidin mengatakan desa Karunia wajib pilihnya sekitar 825 orang.
“Wajib pilih di desa Karunia ini sekitar 825 orang. Dan kalau ada yang mau pindah memilih ke Morowali segera di laporkan biar kami segera proses, begitupun jika ada yang datang memilih disini,” ujar Luky.






