“Rabu pagi, cairan di paru-paru Bupati bertambah banyak atau menempati ¾ paru kiri dan kanan. Bupati selanjutnya dirujuk ke Makassar,” tandasnya.
Sementara itu, Sekkab Musda Guntur menyebutkan pernyataan resmi Daniel Winarto guna menjamin keakuratan informasi publik. Sebab sebelumnya Aptripel dikabarkan terserang virus Covid-19.
“Dokter Daniel adalah jubir Satgas Covid-19 yang secara resmi memberikan keterangan medis atas kondisi Bupati Morut. Rapid tes menunjukan Bupati tidak terpapar virus tersebut,” tegasnya.
Musda juga mengatakan Aptripel selanjutnya akan dipindahkan ke RSUP Dr Wahidin Sudirohusodo Makassar. Hal itu dipengaruhi peralatan medis Siloam Hospital yang masih terbatas.
“Selanjutnya pak Bupati akan dipindahkan ke rumah sakit Wahidin yang tehnisnya diatur oleh Direktur PPDS Unhas Makassar dan dokter-dokter ahli penanggung jawab bagian di rumah sakit Wahidin,” sebutnya.
Delnan Lauende menambahkan, sejauh ini Dinkes Morut juga menerapkan pemantauan terhadap pergerakan Bupati Morut masuk dan keluar daerah, khusunya setiba dari kota-kota pandemi Covid-19.
Aptripel sendiri masuk dalam daftar orang dalam pemantauan (ODP) selama dua pekan. Menurut Delnan, Aptripel sebelumnya telah menyetujui pengisi formulir Kemenkes yang dilakukan oleh dr Andyka Tumimomor.
“Proses pemantauan orang dari kota pandemi Covid-19 tetap dilakukan. Pak Bupati juga melalui proses itu selama 14 hari. Langkah ini dilakukan sesuai protap pencegahan Covid-19,” ujarnya.
Namun setibanya di Morut, Aptripel mengalami demam. Oleh dr Andyka, Aptripel kemudian melakukan check up di Prodia, Kota Palu sebelum dinyatakan menderita DBD ringan.
“Karena tugas-tugas yang sangat padat, pak Bupati kemudian didampingi dr Andyka untuk memeriksakan kesehatan di Prodia Palu. Hasilnya beliau terserang DBD ringan, kembali ke Kolonodale lanjut ditangani dr Daniel,”.
Terkait kondisi terakhir Bupati Morut, Delnan mengatakan perjalanan Aptripel ke Makassar tidak menemui kendala. Bahkan dalam perjalanan Aptripel tidak berbaring sembari berbicara dengan sopir ambulance.
Informasi itu menurut Delan diperoleh dari Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setkab Morut Herry Pinontoan SSTP yang mendampingi perjalanan Bupati Morut.
Terpisah, Herry Pinontoan melalui pesan whatsapp menyebut Aptripel telah menjalani rapid tes sebanyak dua kali di Makassar dengan hasil negatif Covid-19.[*]






