Dalam kesempatan itu ia juga menyatakan bersedia memerangi produksi dan penyebaran hoax, ujaran kebencian, intimidasi, isu SARA, juga menolak menyikapi pesta demokrasi secara anarkis.
Olehnya itu, pihaknya meminta masyarakat tak mudah percaya dengan hoax atau informasi bohong.
Ia menyarankan masyarakat mengklarifikasi terlebih dahulu sebelum mencerna dan menyebarkan suatu kabar.
“Klarifikasi atau tabayun dulu. Jangan mudah terprovokasi,” tandasnya
Dia mengimbau masyarakat percaya kepada penegak hukum dalam menjalankan tugasnya di pemilu.
LS ADI Sulteng pun siap menjadi garda terdepan penjaga NKRI. “Walaupun berbeda-beda tetapi kita tetap satu. Kami ingin menyuarakan kedamaian di pemilu,” tegas Ruly.(AM)






