“Saya dapat baru dapat jawaban Penapisan (dari DLHD). Jadi kami segera buat analisis DPLH nya,” jelasnya.
Puluhan tenaga kerja terserap di perusahaan mutiara di Bangkep, selain itu pihaknya ada perusahaan di Desa Siatu, Kecamatan Batudaka, Kabupaten Tojo Una Una.
Perusahan ini sudah berjalan sekitar lima tahun di Sulawesi Tengah, yang dimana hasil mutiaranya di bawa ke Kendari, Sulawesi Tenggara.
“Kami hanya mementingkan lapangan kerja. Karena jujur, kehadiran saya di sini karena orang di sini adalah eks Tomatsu (perusahaan mutiara beras di Bangkep dan Tojo Una una yang sudah tutup sejal lama) yang kerja mutiara, semua tutup,” tutunya.
Hinga kini perusahaan mutiara di ini masih eksis, hasil-hasilnya juga dinikmati oleh pihak perusahaan dan warga setempat. (S Wijaya)






