Selai itu yang dirasakan, masyarakat setempat nantinya bakal mendapat lapangan kerja lebih luas. Bahkan diperkirakan ada sekitar 300 orang calon petani siap yang mengelola lahan yang akan dibina pemerintah secara profesional.
Arwin menyebut kawasan pertanian akan dilengkapi sarana air bersih yang dialirkan ke Kawasan Pangan Nusantara yang dikerjakan pihak PUPR. Berupa pembuatan Balai Waduk Sungai untuk menghasilkan air bagi kebutuhan penduduk maupun untuk suplai airbag lahan pertanian.
“Karena itu, saya mengimbau masyarakat harus meningkat lebih semangatnya dalam menyambut KPN ini karena pemerintah akan mengarahkan petani setempat untuk menjadi petani profesional. Apalagi kebun kelapa yang sudah tua akan diremajakan dan aka nada bantuan ternak dengan memanfaatkan lahan secara optimal,” ungkap Arwin, optimis.***
(RIN)






