Drama Penentuan Grup! Pantai Gading Cetak Sejarah, Belanda dan Jepang Melaju ke 32 Besar

oleh -
oleh
Belanda Vs Tunisia. FOTO: IST

PosRakyat.com – Pertandingan terakhir fase grup Piala Dunia 2026 yang berlangsung pada Jumat (26/6/2026) dini hari WIB menyajikan berbagai drama dan kepastian tiket ke babak 32 besar. Pantai Gading, Ekuador, Belanda, Jepang, Amerika Serikat, dan Australia berhasil mengamankan tempat di fase gugur usai meraih hasil positif.

Pantai Gading mencetak sejarah baru dengan lolos ke babak gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya. Tim berjuluk The Elephants itu menang 2-0 atas Curacao lewat dua gol Nicolas Pepe pada menit ketujuh dan ke-64.

Pepe membuka keunggulan setelah memanfaatkan umpan matang Yan Diomande. Gol tersebut menjadi gol tercepat Pantai Gading sepanjang sejarah penampilan mereka di Piala Dunia.

Baca Juga: Kejati Sulteng Geledah Rumah Mantan Kepala Bapenda Donggala Terkait Dugaan Korupsi Tambang

Baca Juga: BPOM Pastikan Galon Guna Ulang Aman Dipakai, Asal Bersih dan Berstandar SNI

Curacao sempat memberikan perlawanan melalui Tahith Chong dan Leandro Bacuna, namun gagal membobol gawang Pantai Gading.

Kemenangan itu membuat Pantai Gading finis sebagai runner-up Grup E dengan enam poin. Sementara Curacao menutup debut mereka di Piala Dunia dengan raihan satu poin.

Pada laga lain di Grup E, Ekuador membuat kejutan dengan menundukkan Jerman 2-1. Jerman sempat unggul cepat lewat gol Leroy Sane pada menit kedua, sebelum Ekuador bangkit melalui gol Nilson Angulo dan Gonzalo Plata.

Gol Gonzalo Plata pada menit ke-77 memastikan kemenangan Ekuador sekaligus membawa mereka lolos ke babak 32 besar sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik. Meski kalah, Jerman tetap keluar sebagai juara Grup E berkat keunggulan selisih gol.

Di Grup F, Belanda menutup fase grup dengan kemenangan meyakinkan 3-1 atas Tunisia. Gol bunuh diri Ellyes Skhiri, ditambah gol Brian Brobbey dan Jan Paul van Hecke, membawa tim asuhan Ronald Koeman finis di puncak klasemen dengan tujuh poin.

Tunisia hanya mampu memperkecil ketertinggalan melalui Hazem Mastouri. Kekalahan tersebut membuat Tunisia tersingkir tanpa meraih satu poin pun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *