Ia menilai pengamanan yang dilakukan TNI-Polri selama Pilkada hingga pasca-pelaksanaan berjalan dengan baik dan efektif. Sepanjang proses pemilu, tidak ada insiden yang mengganggu harmonisasi dan kerukunan antarumat beragama.
“Keamanan dan ketertiban masyarakat adalah kunci utama dalam menyukseskan pembangunan daerah yang berkelanjutan,” tambahnya.
Prof. Zainal juga mengingatkan bahwa menjaga keamanan bukan hanya tugas aparat, tetapi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Ia menekankan pentingnya toleransi dan kerukunan antarumat beragama sebagai fondasi utama dalam menciptakan kehidupan yang harmonis.
Sebagai bagian dari upaya memperkuat nilai-nilai tersebut, FKUB Sulteng mengusung tagline “Bahagia Beragama, Beragama Bahagia”, yang menjadi ajakan kepada seluruh masyarakat untuk terus mempromosikan toleransi dan keharmonisan.
“Inilah tujuan utama FKUB Sulteng, yakni bersama seluruh komponen masyarakat menjaga persatuan dan keharmonisan demi terciptanya keamanan yang berkelanjutan,” tutupnya.






