Sebelumnya diberitakan, ada dua unit kendaraan roda empat tertimpa longsoran di ruas jalan Trans Sulawesi Kebun Kopi kilometer 8 pada Kamis, 5 September 2024, pukul 11.20 Wita.
Dalam keterangan tertulis Kasi Humas Polres Parimo, Iptu Sumarlin, mengatakan, lokasi longsor ini tepat di titik lokasi longsor dua pekan lalu.
Baca Juga: Mengenal Sosok Anwar Hafid – Reny Lamadjido, Segudang Prestasi Untuk Sulteng Lebih Baik
Baca Juga: Andi Ridwan: Perbedaan Politik itu Biasa, Persaudaraan Harus Diutamakan
“Kondisi cuaca bagus. Diyakini longsor akibat material tanah dan batuan yang berada di tebing tiba-tiba runtuh dan menghalangi jalan,” kata Kasi Humas Polres Parimo.
Volume puing-puing akibat tanah longsor sangat besar, sehingga memerlukan waktu yang lama untuk melakukan proses pembersihan.
“Saat ini, dua unit alat berat telah dikerahkan untuk membantu mengangkat puing-puing tersebut,” katanya.
Sementara lanjut Dia, tidak ada korban jiwa atas kejadian tersebut. “Korban luka telah dibawa ke RS Anuntaloko Parigi untuk mendapatkan perawatan medis. Untuk jumlah korban belum diketahui, anggota lantas masih dilapangan ,” tutupnya.






