PosRakyat – Ketua Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC GMNI) Cabang Tojo Una-Una (Touna), Moh. Ricky M. Nibi, mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) pasca pesta demokrasi beberapa waktu lalu.
“Kamtibmas bukan hanya tanggung jawab pihak keamanan saja, tapi itu adalah tanggungjawab semua warga negara, termasuk mahasiswa,” ucap Ricky pada media ini.
Baca Juga: PWI Sulteng Siap Sukseskan dan Hadiri Hari Pers Nasional 2025 di Banjarmasin
Baca Juga: Prabowo Hadiri Jamuan Kenegaraan di India, Kenang 75 Tahun Hubungan Diplomatik RI-India
Ricky mengatakan, salah satu langkah yang dilakukan masyarakat dalam menjaga daerah tetap kondusif, yakni melalui aktivitas positif dan pergerakan pemuda. Terlebih saat ini banyaknya bermunculan berita-berita bohong (hoax) yang beredar di media sosial.
“Masyarakat harus berhati-hati dan tidak mudah terprovokasi, karena itu rawan dan bisa menimbulkan perpecahan di tengah-tengah masyarakat,” katanya.
Ia menambahkan, masyarakat harus betul-betul selektif menerima informasi atau berita yang sama sekali belum yakini kebenarannya. Begitu juga dalam menyebarkan informasi, harus selektif dan memberikan manfaat kepada orang lain.
Ia juga berpesan kepada kelompok pemuda agar tidak jadi alat politik atau ditunggangi pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab untuk melakukan hal-hal yang bisa memicu gejolak di tengah masyarakat.
Situasi Kamtibmas di Kabupaten Tojo Una-Una saat ini cukup kondusif, sehingga menjadi tugas bersama untuk menjaganya.
“Untuk itu, dibutuhkan upaya kolaborasi bagi seluruh lapisan elemen agar tetap menjaga kondusifitas daerah yang kita cintai ini, termasuk juga salah satunya adalah dengan terus membantu dan mendorong aparat keamanan dalam menjaga situasi ketertiban dan keamanan di wilayah ini” imbuhnya.









