PosRakyat.com – Masyarakat Sulawesi Tengah diminta waspada terhadap beredarnya pesan berantai melalui aplikasi WhatsApp yang mencatut nama Gubernur Sulawesi Tengah, H. Anwar Hafid.
Pesan tersebut mengklaim bahwa penerima termasuk dalam “10 orang tercepat yang dihubungi” dan disebut sebagai pemenang hadiah. Dalam isi pesan itu, penerima diminta mengirimkan sejumlah data pribadi, seperti nama pemilik rekening, nomor rekening, nama bank, hingga identitas lainnya.
Setelah dilakukan penelusuran oleh Diskominfosantik, informasi tersebut dipastikan tidak benar dan bukan berasal dari Gubernur Sulawesi Tengah maupun instansi resmi Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.
Baca Juga: WOM Finance Buka Suara Soal Dugaan Lelang Motor Nasabah Tanpa Pemberitahuan di Poso
Baca Juga: Ratusan Peserta Ikuti DPD PSI Poso Fishing Tournament 2026 di Poso; Perebutkan Hadiah Rp30 Juta
Dalam keterangan resminya diterima media ini, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Provinsi Sulawesi Tengah, Wahyu Agus Pratama, menegaskan bahwa pesan yang telah beredar luas ditengah masyarakat itu merupakan hoaks yang berpotensi menjadi modus penipuan untuk memperoleh data pribadi dan informasi perbankan masyarakat.
“Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah tidak pernah menyebarkan informasi semacam itu. Masyarakat diminta untuk tidak mudah percaya dan tidak memberikan data pribadi kepada pihak yang tidak jelas identitasnya,” tegas Wahyu.






