Rumah Bersinar Donggala Tegaskan Dukungan untuk Polda Sulteng Berantas Narkoba dan Jaga Kamtibmas

Redaksi
Ketua Komunitas Rumah Bersinar Anti Narkotika Kabupaten Donggala, Aris Munandar. FOTO: IST
A-AA+A++

PosRakyat.com – Komunitas Rumah Bersinar Anti Narkotika Kabupaten Donggala menegaskan komitmennya untuk terus mendukung Kepolisian Republik Indonesia (Polri), khususnya Polda Sulawesi Tengah (Sulteng), dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

Komitmen tersebut disampaikan Ketua Komunitas Rumah Bersinar Anti Narkotika Kabupaten Donggala, Aris Munandar, di Palu, Selasa (21/7/2026).

Aris mengatakan, terciptanya situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, tetapi juga membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat.

Baca Juga: Pengeroyokan Security Picu Ketegangan Warga Nunu dan Anoa di Kota Palu, Polisi Turun Tangan

Baca Juga: Kasus Dugaan Mafia Tanah Tolitoli Naik ke Penuntutan, Polda Sulteng Limpahkan Dua Tersangka

Ia mengapresiasi berbagai langkah yang telah dilakukan Polda Sulteng dalam menekan angka kriminalitas, termasuk upaya pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

“Kami dari Komunitas Rumah Bersinar Anti Narkotika Kabupaten Donggala mendukung penuh Polri, khususnya Polda Sulawesi Tengah, dalam menjaga Kamtibmas dan memberantas narkoba. Upaya ini bukan hanya menjadi tugas kepolisian, tetapi juga membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat,” ujar Aris.

Menurutnya, penyalahgunaan narkotika masih menjadi ancaman serius yang dapat merusak masa depan generasi muda sekaligus mengganggu stabilitas sosial. Oleh karena itu, upaya pencegahan harus terus dilakukan melalui edukasi, pembinaan, serta kolaborasi lintas sektor.

Aris menjelaskan, komunitas yang dipimpinnya selama ini aktif memberikan penyuluhan kepada masyarakat mengenai bahaya narkoba serta pentingnya membangun lingkungan yang sehat dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.

Ia berharap edukasi tersebut mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menolak segala bentuk penyalahgunaan narkoba sekaligus memperkuat upaya pencegahan sejak dini.

Selain itu, Aris mengajak masyarakat untuk berperan aktif membantu aparat kepolisian dengan melaporkan apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika di lingkungan sekitar.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat agar bersama-sama menjaga lingkungan masing-masing, menjauhi narkoba, serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila mengetahui adanya aktivitas yang berkaitan dengan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika. Dengan kebersamaan, kita dapat menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari narkoba,” katanya.

Aris juga berharap sinergi antara masyarakat dan kepolisian terus diperkuat melalui berbagai kegiatan sosial, penyuluhan, serta kampanye pencegahan penyalahgunaan narkoba.

Menurutnya, kolaborasi yang baik akan semakin memperkuat upaya menjaga situasi Kamtibmas sekaligus melindungi generasi muda dari ancaman narkotika.

Ia turut mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari keluarga, tokoh agama, tokoh masyarakat, dunia pendidikan hingga organisasi kepemudaan, untuk meningkatkan kepedulian terhadap bahaya narkoba. Peran keluarga dinilai menjadi benteng utama dalam membentuk karakter anak sekaligus mencegah penyalahgunaan narkotika sejak usia dini.

Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, Aris optimistis upaya Polri, khususnya Polda Sulawesi Tengah, dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta memberantas penyalahgunaan narkotika akan semakin optimal demi mewujudkan Sulawesi Tengah yang aman, tertib, dan bebas dari ancaman narkoba.

Editor: ZF