Dalam kesempatan tersebut, pimpinan KPK Johanis Tanak turut memberikan pengarahan dan motivasi kepada para kepala daerah dan ketua DPRD. Ia menyampaikan harapan agar seluruh pemimpin daerah sungguh-sungguh menjalankan pemerintahan yang bebas dari praktik korupsi.
“Saya malu kalau daerah saya banyak korupsi. Rapat ini diadakan karena rasa sayang kami terhadap bapak dan ibu sekalian,” tegas Johanis.
Ia mengingatkan bahwa kejujuran dan integritas tidak bisa ditawar, serta menyarankan agar setiap pejabat mengingat kembali sumpah jabatannya.
“Tolong dibaca kembali sumpah jabatan. Minta setiap pegawai membacanya ulang saat memangku jabatan, agar sadar betul beban tugas yang diemban,” pintanya.
Johanis juga menyoroti bahwa korupsi di Indonesia tidak hanya terjadi dalam pengadaan barang dan jasa, tapi juga sangat kuat dalam aspek pelayanan publik.
Dengan semangat kolaboratif tersebut, Sulawesi Tengah di bawah kepemimpinan Anwar Hafid menunjukkan komitmen kuat dalam menciptakan pemerintahan yang bersih dan berintegritas demi kesejahteraan rakyat.






