Gunung Semeru Meletus, Erupsi terus terjadi saat ini

oleh -
oleh
gunung semeru meletus (foto twitter)

Dikutip Kompas, Berikut catatan erupsi yang terjadi pada Gunung Semeru selama 30 tahun terakhir:

1990

Pada November hingga Desember 1990, terjadi guguran kubah lava yang menghasilkan awan panas. Kala itu, kubah kawah Jonggring Seloko terbuka hingga saat ini.

1992

Terjadi letusan stromboli dengan pembentukan kubah lava dan lidah lava sepanjang 1,5km dari kawah pada bulan November hingga Desember.

1994

2 Februari-15 Februari – 2 Februari 1994, terjadi 9 kali letusan yang mengeluarkan asap putih tebal dengan ketinggian 500 meter. Sleain itu, tercatat ada 34 kali guguran lava ke arah Besuk Kembar sejauh 1 km.

3 Februari 1994 pukul 03.50 WIB, terjadi letusan disertai suara dentuman yang menyebabkan hujan abu. Terdapat pula guguran lava yang membentuk awan panas. Pada letusan 1994 ini tercatat ada 7 orang meninggal dunia karena terkena awan panas dan 2 orang hanyut oleh lahar pada tanggal 13 Februari 1994.

Aktivitas Gunung Semeru berangsur menurun kembali menuju normal dengan luncuran awan panas mencapai jarak 200- 750m dari puncak.

2002

Pada 11 Maret 2002, status Gunung Semeru dinaikkan dari normal menjadi waspada seiring peningkatan jumlah gempa-gempa vulkanik dangkal. Terjadi peningkatan gempa tremor harmonis serie pertama di bulan Maret-Juni 2002. Guguran lava pijar meningkat secara tajam sejak April 2002 (610 kali) hingga Agustus 2002 (484 kali). Aktivitas itu menunjukkan penurunan (93-151 kali) sejak September hingga Desember 2002.

Namun, penurunan guguran lava pijar digantikan kemunculan aliran awan panas yang cukup signifikan di Desember. Letusan kembali terjadi pada 23 Desember 2002 (delapan kali letusan di kawah utama), 25 Desember 2002 (satu kali letusan), 26 dan 27 Desember 2002 (letusan di kawah utama masing-masing 7 dan 8 kali), serta guguran lava pijar memasuki bagian hulu Besuk Kembar sejauh 250 meter pada 27 Desember 2002.

Pada 29 Desember 2002 pukul 19.00 WIB, satu seri aliran awan panas guguran turun memasuki Besuk Bang sejauh 9.000 m mendekati Dusun Supit Timur di sisi barat Besuk Bang dan Dusun Rawabaung di sisi timur Besuk Bang, masing-masing di ketinggian 750 mdpl. Aliran awan panas berikutnya terjadi pada 30 Desember 2002 pukul 07.20 WIB, yang masuk ke Besuk Bang sejauh 2.000 m. Kemudian, pukul 10.00 WIB, awan panas kembali memasuki Besuk Bang sejauh 2.000 m.

2004

Pada 20 Januari 2004 terjadi awan panas yang masuk ke Besuk Bang sejauh 2.500 m. Kemudian, pada 7 Oktober 2020, kembali terjadi luncuran awan panas dengan jarak 1.000 m ke Besuk Bang. 2005 Pada 29 Desember 2005, terjadi luncuran awan panas yang masuk ke Besuk Bang sejauh masing-masing 1.000 m hingga 2.500 m. 2007 Luncuran awan panas sejauh 1.000 m yang masuk ke Besuk Bang terjadi pada 15 November 2007. 2008 – Pada 15 Mei 2008, terjadi guguran awan panas yang didahului letusan asap dengan ketinggian 600 m. Awan panas masuk ke Besuk Bang dengan jarak luncur 2.500 m.(**)