IHSG Menguat 42 Poin di Tengah Tekanan Bursa Asia

oleh -
oleh

PosRakyat – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada akhir perdagangan Jumat (19/9) ditutup menguat di tengah pelemahan bursa saham kawasan Asia.

IHSG naik 42,69 poin atau 0,53 persen ke level 8.051,12. Sementara itu, indeks LQ45 juga terkerek 0,69 poin atau 0,09 persen ke posisi 809,99.

“Pelaku pasar terus mencerna prospek kebijakan bank sentral Amerika Serikat (The Fed) setelah memangkas suku bunga, serta peluang penurunan lanjutan,” tulis Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta.

Namun, para pembuat kebijakan memperingatkan bahwa inflasi yang masih tinggi dapat memperlambat laju pemangkasan suku bunga di periode mendatang. Pasar juga menantikan komunikasi antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping terkait kesepakatan kepemilikan TikTok di bawah perusahaan AS.

Baca Juga: Terpilih Secara Aklamasi, Fathur Razaq Resmi Pimpin Ketua KONI Sulteng Periode 2025–2029

Baca Juga: Forkopimda Sulteng Satukan Langkah Berantas Tambang Ilegal

Dari Asia, sentimen pasar cenderung tertekan karena tidak adanya stimulus baru. Bank Rakyat China (PBOC) tetap mempertahankan suku bunga acuannya, menandakan belum ada urgensi untuk pelonggaran lebih lanjut.