Di samping itu, dia juga mengimbau agar pemerintah menelusuri dan memantau petugas kesehatan di rumah sakit di Depok yang dikabarkan sempat melakukan kontak dengan dua pasien tersebut.
“Semua rumah sakit di Indonesia saat ini perlu mengetahui riwayat kegiatan pasien batuk pilek dan apalagi sesak nafas dalam 14 hari terakhir,” lanjutnya.
Dengan dilaporkannya dua kasus infeksi Virus Corona di Indonesia ini, Syahrizal mengatakan itu sebenarnya telah diduga sebelumnya. Mengingat, wabah yang telah mengglobal ini telah memasuki pekan ke-9 dan merambah ke 64 negara dan wilayah.
“Kasus ini juga menjawab anggapan bahwa genetik orang Indonesia kebal, atau iklim tropis tidak cocok dengan kehidupan virus dan menjawab keraguan kemampuan litbangkes dalam melakukan diagnostik,” tambahnya.
Editor : ZF
Sumber : Republika.id






