Kegiatan fogging itu sendiri merupakan kerjasama PT IMIP bersama Pemerintah Kabupaten Morowali dan Pemerintah Kecamatan Bahodopi serta sejumlah komunitas masyarakat yakni Kerukunan Keluarga Palopo Morowali (KKPM), Kerukunan Pekerja Luwu Raya (KPLR), Kerukunan Keluarga Panrita Lopi (KKPL), Kerukunan Keluarga Luwu Timur (KKLT), Gondrong Morowali (GM) dan Solidaritas Anak Rantau Morowali (SARM).
Sebelum fogging dilaksanakan, terlebih dahulu dilakukan survey penyebaran jentik nyamuk aides aegypti. Dari hasil survey tersebut, diketahui ada lima desa di Kecamatan Bahodopi yang dinilai tingkat penyebaran jentik nyamuknya cukup tinggi yakni Desa Labota, Fatufia, Keurea, Bahodopi dan desa Bahomakmur.
“Selain fogging, kami juga memberikan sosialisasi dan membagikan bubuk abate kepada masyarakat di kelima desa itu,” kata Koordinator Divisi Comdev/CSR PT IMIP, Tommy Prayogo.
Pelaksanaan program fogging itu merupakan yang kedua dilakukan PT IMIP. Tahun 2019 lalu, program yang sama juga telah dilakukan di sejumlah desa di Kecamatan Bahodopi.
“Selain itu tahun 2020 lalu, kami juga telah memberikan bantuan alat fogging kepada pemerintah Kecamatan Bahodopi,” kata Dedy. ***
Sumber: Humas PT IMIP






