Sementara Kepala Puskesmas (Kapus) Dondo, Ibrahim di konfirmasi media ini jumat (23/12) 2022 membantah kalau ada temuan Inspektorat Tolitoli, pihaknya hanya menjelaskan kekurangan LPJ Mamin hanya di persoalan foto atau dokumentasi yang salah, dan saat ini sudah di perbaiki.
“Tidak benar itu pak kalau ada temuan, yang ada hanya persoalan administrasi yakni dokumentasi kegiatan, kesalahan teknis di foto makanan di foto juga peserta yang seharusnya di foto keseluruhan, sekali lagi tidak betul itu kalau kita ambil uang Mamin, karena Inspektorat hanya klarifikasi soal kebenaran foto kegiatan, jadi bukan temuan,” katanya.
Ditanya total anggaran, pihaknya belum bisa menjawab, menurutnya bahwa kegiatan Mamin itu terprogram dan yang kelola bagian program, dan proses pencairan melalui pengelolah BOK dan semua RKA yang itulah yang di bagikan sesuai permintaan.
“Kalau total anggarannya harus buka data dulu pak, yang mengetahui semua belanja Mamin pengelolah BOK,” jelasnya.
Di tempat terpisah Kapus Laulalang, Asri Rauf dikonfirmasi mengatakan pemeriksaan Inspektorat hanya persoalan kekurangan LPJ yang di minta tidak sempat masuk, dan sudah di rapatkan dengan semua staf, dan hari ini semuanya sudah di benahi.
“Ada sekitar satu sampai dua lembar SPJ yang belum masuk, dan hari ini sudah di benahi semua pak, jadi tidak ada lagi persoalan,” ungkapnya.***
(RM)






