“Perlu ada penanganan terhadap sungai di lokasi ini, selain perbaikan jalan. Koordinasi dengan pihak terkait sangat penting agar solusi yang diambil bersifat komprehensif,” tambah Dadi Muradi.
Warga sekitar menyambut baik langkah cepat pemerintah dalam menangani dampak longsor ini. Meski demikian, mereka berharap perbaikan permanen segera direalisasikan untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.
Jalan Trans Sulawesi adalah jalur vital yang menghubungkan berbagai daerah di Sulawesi Tengah. Keberlangsungan fungsionalnya sangat penting untuk mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi barang di daerah tersebut.
Sebelumnya diberitakan, terjadi bencana tanah longsor di ruas jalan Togulu-Tentena pada STA 5+400, tepatnya di Desa Watuwau, yang merupakan jalur utama Trans Sulawesi.
Longsor ini terjadi akibat hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut sejak sore hingga pagi hari, Kamis (23/1). Akibatnya, akses jalan terputus total.
(ZF)






