Kelompok Teroris di Papua Masih Sandera Pilot Susi Air: Pasukan Khusus TNI Diterjunkan 

Redaksi
Terlihat KKB di Papua masih menyandera Pilot Susi Air Kapten Phillip Mark Mehrtens, Rabu, 15 Februari 2023. Foto: Tangkapan layar
A-AA+A++

PosRakyat – Pilot Susi Air, Phillip Mark Mehrtens (37) yang disandera Kelompok Teroris Bersenjata (KTB) di Papua hingga saat ini belum juga ditemukan.

Berdasarkan kabar dihimpun media ini, tampak foto – foto yang beredar luas di media, dimana terlihat sang pilot berada ditengah kerumunan kelompok Teroris itu.

Baca Juga: Konstituen Dewan Pers Waspadai Draf Perpres Media Berkelanjutan Diklaim Romli

Baca Juga: BPJN Sulteng Dilapor Ke Kejaksaan

Baca Juga: Mendagri Ingatkan Pemerintah Daerah Waspadai Kenaikan Harga Komoditas

Pilot Susi Air ini diketahui berkebangsaan Slandia Baru itu  adalah salah satu orang yang disandera oleh kelompok Teroris di Papua yang dipimpin oleh Egianus Kogoya.

Menanggapi penyanderaan itu, pihak Selandia Baru di Indonesia menawarkan kepada pihak Susi Air untuk membantu mencari keberadaan pilot yang disandera Teroris itu.

Tawaran tersebut disampaikan diplomat Selandia Baru saat bertemu dengan Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III Letjen TNI I Nyoman Cantiasa di Rimba Papua Hotel Timika, Mimika, Papua.

Diketahui, Philips adalah warga negara Selandia Baru yang menerbangkan pesawat Susi Air yang dibakar Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau yang santer disebut oleh sebagian masyarakat Indonesia yaitu Kelompok Teroris Bersenjata (KTB) itu setelah mendarat di Lapangan Terbang Paro, Distrik Paro, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengakui Pilot Susi Air PK-BVY, Kapten Philips Max Mehrtens disandera oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Menko Polhukam Mahfud MD menyampaikan bahwa sampai kini Pilot Susi Air Kapten Philips itu masih disandera kelompok yang dipimpin Egianus Kogoya itu.

“Sampai hari ini masih terjadi penyanderaan oleh sekelompok orang KKB di Papua, yang masih menyandera Kapten Pilot Philips Mehrtens yang belum dilepas,” kata Menko Polhukam Mahfud MD.

Baca Juga: PETI Nasalena di Kabupaten Parigi Moutong Memakan Korban Jiwa, Begini Kata Kapolres 

TNI sebagai ujung tombak kedaulatan negara ujar Mahfud, diminta terjunkan pasukan khusus dalam kasus penyanderaan ini.***