Sebagai mantan Kepala UPT Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Witaponda, Yusuf menekankan bahwa pemimpin Morowali yang ideal harus memiliki karakter cerdas, berpendidikan, berpengalaman, cepat merespon keluhan masyarakat, serta memiliki catatan prestasi yang solid.
“Morowali adalah daerah kaya sumber daya alam, termasuk kawasan industri yang berperan penting, dan wilayah ini juga merupakan lumbung pangan. Karenanya, pemimpin Morowali harus memahami sektor industri dan pertanian sekaligus mampu bertindak cepat terhadap berbagai persoalan masyarakat,” tambah Yusuf.
Yusuf melihat Rachmansyah dan Harsono sebagai figur yang dapat mengemban tugas ini dengan baik. “Inilah saatnya kita bersinar, atau dalam bahasa kami, ‘Temponomo Mofara’. Hanya pasangan Rachmansyah-Harsono yang bisa membawa Morowali bersinar lebih terang selama lima tahun mendatang,” tegasnya.






