“Jumlah kertas suara yang akan diproduksi nanti, sesuai jumlah DPT ditambah 2,5 persen dari jumlah TPS ,” jelasnya.
“DPT kita sebanyak 114.963 pemilih, ditambah 2,5 persen dengan persiapan jika terjadi pemungutan suara ulang (PSU),” sambung Dirwasyah Putra.
Sementara Komisioner KPU Touna, Devisi Perencanaan, Data dan Informasi, Sahrul, S.Si menuturkan terkait pelelangan surat suara untuk Pilkada 9 Desember mendatang yang ditangani oleh KPU RI tersebut menggunakan e-katalog.
“Proses pegadaannya menggunakan e-katalog dengan harga per eksemplar, senilai Rp193 (seratus sembilan puluh tiga rupiah),” ungkap Sahrul. [Jefry/Didi]






