WW juga menambahkan bahwa dari 12 mantan simpatisan MIT Poso serta eks Narapidana Teroris (Napiter), salah satunya perempuan dan alhamdulillah mereka kini telah kembali dan berbaur dengan masyarakat. Bahkan sebagian besar dari mereka telah melakukan aktifitas seperti biasa guna menghidupi keluarga mereka masing-masing.
“Meski demikian para eks Napiter ini tetap mengikuti kajian-kajian melalui kegiatan ta’lim,” cetusnya.
WW juga berharap aparat keamanan terus melakukan kegiatan pendekatan dengan cara membangun silaturahmi sehingga hubungan emosional dengan para eks Napiter terus terjalin, dan ini juga akan menutup ruang bagi mereka untuk kembali terpengaruh dengan paham dan idiologi yang menjurus kepada aksi terorisme.
Penulis : Agus M






