“Satu minggu setelah puasa sudah mulai ramai, apalagi kelihatannya tahun ini, puasa kali ini beda dengan tahun kemarin. Insya Allah bagus pendapatan yang diraih, amin,” kata Rani.
Hal yang sama disampaikan oleh salah seorang pengunjung dengan tidak mau namanya di korankan, mengungkapkan, tahun 2021 lalu, selama bulan puasa tidak pernah datang berkunjung atau melihat-lihat jualan yang ada di kampung religi Sis Aljufri.
Hal itu dengan salah satu alasan mendasar, yakni karena tingkat pengetatan protocol kesehatan covid-19, ketika itu dianggapnya sangat begitu ketat oleh pemerintah daerah setempat.
“Jarang keluar palingan lebih banyak pesan secara online sih, soalnya itu kali, tahun kemarin ketat sekali prokesnya,” katanya.
“Semoga yah, tahun ini ada kelonggaran, kita bisa jalan-jalan, dan minimal yah bisa memberikan keuntungan buat pedagang musiman kayak sekarang ini lah,” harapnya.***
Sumber: Sultengnews






