Muhammadiyah Beli Gereja di Madrid Untuk Dijadikan Masjid 

Redaksi
Muhammadia beli gereja di spanyol. (Istimewa)
A-AA+A++

PosRakyat – Ketua Majelis Tabligh PP Muhammadiyah, Ustadz Fathurrahman Kamal, menyatakan bahwa Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Jatim secara resmi telah membeli sebuah gereja di Alcala, Madrid, Spanyol. Gereja tersebut awalnya adalah masjid peninggalan Kekhalifahan Abbasyiah.

Menurut Ustadz Fathurrahman, pembelian gereja tersebut dilakukan oleh Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Jatim pada masa lalu, yang dipimpin oleh Dr. Saad Ibrahim.

Baca Juga: Identitas 12 Korban Tanah Longsor di Natuna Telah Diketahui 

Baca Juga: Rusia Siap Taklukkan Seluruh Bakhmut, Korban Terus Bertambah di Pihak Ukraina

Baca Juga: Dukung UMKM, Pemerintah Lanjutkan Program KUR Tahun Ini

“Sudah dibeli oleh PWM Jawa Timur. Maka, Ketua Bidang saya adalah Dr. Saad Ibrahim, beliau sudah mengkonfirmasi hal ini dan hal-hal semacam ini menurut saya penting untuk dibicarakan secara langsung,” ujar Ustadz Fathurrahman belum lama ini.

“Kami mendapatkan informasi ini dari Jawa Timur dan kami pikir hal ini akan diperhatikan,” tambahnya.

Baca Juga: Polisi Diminta Usut Pekerja Tewas Tertimbun Longsor di Proyek BPJN Sulteng, PT Akas Jangan Lepas Tangan

Ustadz Fathurrahman mengatakan bahwa saat ini Muhammadiyah sedang memperkuat arus internasionalisasi dakwah. Menurutnya, pembelian gereja oleh PWM Muhammadiyah adalah salah satu upaya untuk melakukan dakwah di tingkat internasional.

“Termasuk dalam produk Muktamar Solo ini, salah satu orientasi ke depan adalah bagaimana melakukan internasionalisasi dalam dakwah Muhammadiyah,” ucap Ustadz Fathurrahman.

Baca Juga: Pelayanan RSUD Ampana Dikeluhkan Keluarga Pasien

Menurutnya, saat ini perwakilan Muhammadiyah sudah hadir di lima benua, yaitu Asia, Afrika, Eropa, Amerika, dan Australia. Di Mesir, Muhammadiyah bahkan memiliki usaha amal dan bahkan mendirikan Perguruan Seni Bela Diri Tapak Suci Muhammadiyah.

“Nah, baru-baru ini PWM Jatim membeli gereja di Spanyol,” katanya.

Baca Juga: Istri Gubernur Sulteng Resmi Mengundurkan Diri Dari NasDem

Dia menambahkan bahwa Muhammadiyah selama ini tidak bergerak dengan instruksi dari atas ke bawah, melainkan bergerak dengan inisiatif dari bawah.

“Jadi kegiatan teman-teman atau kader-kader yang berdiaspora di banyak negara-negara besar termasuk di Jepang, mereka menginisiasi berbagai macam kegiatan, bukan hanya kegiatan keagamaan tetapi juga kegiatan kemanusiaan, misalnya di Turki dan sebagainya,” jelas Ustadz Fathurrahman.

Baca Juga: Polisi Jangan ‘Tutup Mata’ Terkait Aktifitas Kembali PETI di Desa Bodi Kabupaten Buol

Sebagai informasi, keinginan Muhammadiyah untuk membeli gereja di Spanyol pertama kali diungkapkan dalam Sidang Pleno I Muktamar ke-48 Muhammadiyah yang diadakan di Surakarta pada November 2022. Hal itu dikemukakan oleh Dr. Saad Ibrahim yang saat itu menjadi Ketua PWM Jatim.***