Meskipun begitu, NASA menambahkan, dampak lebih besar adalah di perairan dekat kota yang menciptakan tsunami berbahaya.
“Untungnya, hanya ada sedikit peluang asteroid mengenai Bumi. NASA telah menghitung risikonya sebesar 1 banding 310.000, artinya ada 99,99968 persen peluang asteroid akan menghancurkan Bumi,” tulis NASA lagi.
Asteroid kedua disebut 2019 WG2 dan diamati bulan ini. Ini jauh lebih kecil dan membentang hingga hanya 35 meter. Namun, ini masih bisa menyebabkan ledakan besar.
Diperkirakan bahwa sebuah kawah di luar Winslow, Arizona, merupakan hasil ledakan asteroid ke Bumi 50.000 tahun lalu. Kabarnya, asteroid tersebut memiliki kekuatan daya ledak 10 megaton energi.
Namun, diprediksi kemungkinannya sangat kecil untuk ledakan yang ditimbulkan asteroid satu ini. mengenai Bumi. Ada 1 dari 4000 risiko objek yang membajak ke Bumi.
Ada kemungkinan 2019 ND7 menabrak Bumi antara 2097-2117 pada 20 kesempatan berbeda, sementara 2019 WG2 dapat mencapai antara 2098 dan 2119 pada 56 waktu berbeda.
Dalam catatan Sentry-nya, NASA mengingatkan bahwa tabrakan Bumi dengan asteroid dan memberika dampak yang cukup besar bagi kelangsungan hidup manusia, sangat kecil kemungkinannya.






