Berdasarkan rencana pengembangan khusus pelabuhan wilayah kerja Donggala akan menalan biaya sekitar Rp 100 milyar merupakan anggaran dari pemerintah pusat. Pembangunan dan pengembangan pelabuhan Donggala sejak lama menjadi keinginan masyarakat dan pelaku usaha agar dapat lebih nyaman dalam melakukan aktivitas bongkar muat. Bahkan menurut Almubin ke depan khusus di wilayah kerja Donggala selain tetap ada kegiatan kapal kargo untuk bongkar-muat barang, juga difokuskan untuk kapal penumpang.
“Kapal penumpang sangat cocok untuk di Donggala karena ke depan wilayah Pantoloan itu fokus pada aktivitas bongkar-muat barang, sehingga keberadaan kapal penumpang di Dongala ini merupakan peluang besar bagi pengembangan ekonomi yang lebih baik,” kata Almubin dengan optimis.
JAMRIN AB






