Jembatan berwarna kuning yang juga biasa disebut Jembatan Ponulele tersebut selesai dibangun oleh Pemerintah Kota Palu pada tahun 2006 lalu.
Jembatan ini menjadi istimewa karena merupakan jembatan lengkung pertama yang ada di Indonesia dan membentang di atas Teluk Talise, Kelurahan Besusu dan Lere, Kota Palu.
Sejak diresmikan, jembatan setinggi 20,2 meter dari badan jembatan dan memiliki lebar 7,5 meter tersebut menjadi salah satu tempat favorit para wisatawan untuk mengabadikan foto.
Beragam momen cantik pun kerap disaksikan para masyarakat sekitar dari atas jembatan ini, mulai dari pemandangan matahari terbenam hingga pemandangan lautan.
Selain merekonstruksi Jembatan Kuning, ia mengatakan, Kementerian PUPR juga akan menata ulang kawasan pantai yang rusak akibat diterjang tsunami.
Pembersihan kawasan sekitar Jembatan Kuning dan jalan-jalan kota, terutama di pusat Kota Palu dan Pantai Talise sudah dilakukan untuk mengembalikan denyut sosial-ekonomi kota Palu pasca gempa dan tsunami.
“Setelah pembersihan sisa reruntuhan Jembatan Kuning dan hasil rekomendasi geologi selesai, pembangunan (kawasan pantai) akan segera dimulai dengan metode design and build untuk mempercepat penyelesaiannya,” sebut Ketua Satgas Penanggulangan Bencana Sulawesi Tengah Kementerian PUPR, Arie Setiadi Moerwanto.






