“Kami mengutuk publikasi (karikatur) presiden kami di halaman depan majalah Prancis yang tidak menunjukkan rasa hormat ataupun etika. Hal itu malah menunjukkan betapa vulgar dan immoralnya mereka,” ujar Juru Bicara Kepresidenan Turki, Ibrahim Kalin, dikutip dari kantor berita Reuters, Rabu, 28 Oktober 2020. [Editor : ZF]
Pemerintah Turki Geram Soal Karikator Presiden Erdogan






