PosRakyat.com – Pimpinan Wilayah (PW) Pemuda Muhammadiyah Sulawesi Tengah (Sulteng) menyatakan dukungan penuh terhadap independensi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) di tengah wacana reposisi kelembagaan institusi tersebut.
Ketua PW Pemuda Muhammadiyah Sulteng, Umar Hannase, menegaskan bahwa posisi Polri yang secara struktural berada langsung di bawah Presiden Republik Indonesia sudah tepat dan relevan untuk menjaga netralitas institusi kepolisian dari kepentingan politik sektoral.
Baca Juga: Ribuan Penambang Poboya Kepung DPRD, Desak Penciutan Konsesi PT CPM dan Penetapan WPR
Baca Juga: PWI Sulteng Utus Murtalib dan Sahrul Ikuti Retret PWI–Kemenhan di Jakarta
“Posisi Polri saat ini yang dibawahi langsung oleh Presiden Republik Indonesia sudah tepat untuk menjaga netralitas dari kepentingan politik sektoral,” kata Umar Hannase dalam pernyataan resmi yang diterima PosRakyat.com, Jumat (30/1/2026) malam.
Menurut Umar, dukungan tersebut merupakan bentuk komitmen Pemuda Muhammadiyah Sulteng dalam memperkuat Polri agar tetap mandiri, profesional, serta tidak mudah dipengaruhi oleh berbagai kepentingan kelompok dalam menjalankan tugas penegakan hukum.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Polri, mulai dari tingkat pusat hingga ke pelosok daerah, atas dedikasi dan pengabdian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.






